Jumat, 03 Mei 2013

Dampak Modernisasi bagi Kaula Muda


A.   Pengertian Modernisasi
Modern berasal dari bahasa Latin yakni Modernus yang dibentuk dari kata Modo yang berarti cara dan Ernus menunjuk pada adanya periode waktu masa kini. Modernisasi berarti proses menuju masa kini atau proses menuju masyarakat modern. Jadi, modernisasi merupakan suatu proses perubahan social dimana masyarakat yang sedang memperbaharui dirinya berusaha mendapatkan cirri-ciri atau karakteristik yang dimiliki masyarakat modern.
Modernisasi sering kali disalah artikan sebagai Westernisasi. Westernisasi berasal dari kata West yang berarti barat. Dengan demikian, Westernisasi berarti pembaratan, yaitu peniruan perilaku seperti yang dilakukan Orang-orang di Negara barat.
Beberapa pendapat tentang pengertian Modernisasi:
a   Menurut J.W. Schoorl
Modernisasi merupakan penerapan pengetahuan ilmiah pada semua kegiatan, bidang kehidupan dan aspek kemasyarakatan. Aspek yang paling menonjol dalam proses Modernisasi adalah perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tinggi.
b   Menurut Wilbert E. Moore
Modernisasi adalah transformasi total kehidupan bersama dalam bidang teknologi dan organisasi social dari yang tradisional kea rah pola-pola ekonomis dan politis yang didahului oleh Negara-negara barat yang telah stabil.
c   Menurut Koentjaraningrat
Modernisasi adalah usaha untuk hidup sesuai dengan Zaman dan keadaan dunia sekarang.
d   Menurut Soerjono Soekanto
Modernisasi adalah suatu bentuk dari perubahan social yang bisasanya terarah dan didasarkan pada suatu perencanaan (social planning)
e   Menurut Astrid S. Susanto
Modernisasi adalah suatu proses pembangunan yang memberikan kesempatan kearah perubahan demi kemajuan.
f   Menurut Ogburn dan Nimkoff
Modernisasi adalah suatu usaha untuk mengarahkan masyarakat agar dapat memproyeksikan diri ke masa depan yang nyata dan bukan pada angan-angan semu.

B.      Ciri-Ciri Manusia Modern
Menurut Alex Inkeles terdapat 9 (Sembilan) cirri manusia modern yakni:
a   Memiliki sikap hidup untuk menerima hal-hal baru dan terbuka untuk perubahan.
b   Memiliki keberanian untuk menyatakan pendapat atau opini mengenai lingkungannya sendiri atau kejadian yang terjadi jauh di luar lingkungannya serta dapat bersikap demokratis.
c   Menghargai waktu dan lebih banyak berorientasi  ke masa depan dari pada masa lalu.
d   Memiliki perencanaan dan pengorganisasian.
e   Percaya diri.
f   Perhitungan.
g   Menghargai harkat hidup manusia lain.
h   Percaya pada ilmu pengetahuan dan teknologi.
i   Menjunjung tinggi suatu sikap di mana imbalan yang diterima seseorang harus sesuai dengan prestasinyadalam masyarakat.

C.      Syarat-syarat Manusia Modernisasi
a   Menurut Soerjono Soekanto terdapat beberapa syarat-syarat modernisasi yaitu:
b   Cara pikir yang ilmiah yang sudah melembaga dan tertanam kuat dalam kalangan pemerintah maupun masyarakat luas.
c   Sistem administrasi Negara yang baikdan benar-benar mewujudkan birokrasi.
d   Sistem pengumpulan data yang  baik, teratur dan terpusat pada suatu lembaga atau Badan tertentu seperti BPS(Biro Pusat Statistik).
e   Penciptaan iklim yang menyenangkan terhadap modernisasi terutama media massa.
f   Tingkat organisasi yang tinggi, terutama disiplin diri.
g   Sentralisasi wewenang dalam perencanaan social yang tidak mementingkan kepentingan pribadi atau golongan.
Ø Dampak Positif
Dampak positif teknologi modernisasi adalah sebagai berikut.
  • Perubahan Tata Nilai dan Sikap
Adanya modernisasi dalam zaman sekarang ini bisa dilihat dari cara berpikir masyarakat yang irasional menjadi rasional.
  • Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pula yang membentuk masa modernisasi yang terus kian berkembang dan maju di waktu sekarang ini.
  • Tingkat Kehidupan yang lebih Baik
Dibukanya industri atau industrialisasi berdasarkan teknologi yang sudah maju menjadikan nilai dalam memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih, dan juga merupakan salah satu usaha mengurangi pengangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat, hal ini juga dipengaruhi tingkat ilmu pengetahuan dan teknologi yang membantu perkembangan modernisasi.




Ø Dampak Negatif
Dampak negatif teknologi modernisasi adalah sebagai berikut.
  • Pola Hidup Konsumtif
Perkembangan teknologi industri yang sudah modern dan semakin pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk menkonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada, sesuai dengan kebutuhan masing – masing.
  • Sikap Individualistik
Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitas. Padahal manusia diciptakan sebagai makhluk sosial.
  • Gaya Hidup Kebarat-baratan
Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
  • Kesenjangan Sosial
Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lainnya. Dengan kata lain individu yang dapat terus mengikuti perkembangan jaman memiliki kesenjangan tersendiri terhadap individu yang tidak dapat mengikuti suatu proses modernisasi tersebut. Hal ini dapat menimbulkan kesenjangan sosial antara individu satu dengan lainnya, yang bisa disangkutkan sebagai sikap individualistik.
  • Kriminalitas
Kriminalitas sering terjadi di kota-kota besar karena menipisnya rasa kekeluargaan, sikap yang individualisme, adanya tingkat persaingan yang tinggi dan pola hidup yang konsumtif.
D.    Modernisasi di Indonesia
Negara Indonesia sekarang ini sudah mencapai tahap pemikiran yang sangat modern, Indonesia sendiri sudah mampu menciptakan alat-alat teknologi yang praktis dan efisien seperti layaknya yang ada di kehidupan sehari – hari seperti Televisi, telepon genggam, komputer, laptop, dan lainnya, sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang digunakan pun memiliki kajian – kajian penting dalam proses kemajuan dan perkembangan teknologi yang membuat Indonesia lebih modern.
Karena sumber daya inilah pihak Indonesia bekerja sama dengan Negara lain dan saling melengkapi kebutuhan antara satu dengan Negara lainnya. Sehingga menciptakan kemajuan yang ada pada Indonesia dari sisi modernisasi maupun teknologinya. Indonesia sedang berada dalam masa-masa transisi dan penyesuaian di mana modernisasi dan globalisasi kian kuat masuk secara bertahap ke dalam Indonesia. Bukan hanya itu modernisasi juga sangat terpengaruh dengan majunya teknologi – teknologi yang ada pada Negara Indonesia sendiri.

Menurut saya,dampak dari modernisasi ini ada baik dan buruknya ya seperti kalian lihat aja sekarangdampak baiknya teknologi mulai berkembang , sikap manusia sekarang lebih berpikir rasional dari pada irasional ,  tetapi di balik nilai positif selalu ada sisi negatifnya yaitu menjadi sekarang masyarakat menjadi indivualistik merasas dirinya bisa karna bantuan teknologi dan tidak pelu bantuan orang lain , gaya hidup zaman sekarang bagi anak muda yang mulai kebarat-baratan,dan banyak lagi . Sekarang tinggal diri sendiri aja yang bisa memilih mau menggunakan modernisasi ini untuk sisi positif dan lebih berguna atau sebaliknya .

Sumber   :

Pengertian IAD dan Ruang Lingkup IAD


PENGERTIAN IAD
Menurut Abu Ahmadi (1991 : 1) ilmu pengetahuan dapat dibagi dalam tiga lapangan pengetahuan yakni pengetahuan alamiah, yang masing-masing terbagi dalam sejumlah bidang keahlian atau disiplin ilmu. Ilmu Alamiah Dasar merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam ilmu pengetahuan alam dan teknologi. Didalam Ilmu Alamiah Dasar dipelajari tentang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
·         Pengertian IPA
H.W Fowler mengatakan bahwa IPA adalah ilmu yang sistematis dan dirumuskan,yang berhubungan dengan gejala-gejala kebendaan dan didasarkan terutama atas pengamatan dan induksi.Sedangkan Nokes dalam bukunya “ Science in Educaton” menyatakan bahwa IPA adalah pengetahuan Teoris yang diperoleh dengan metode khusus.

Kedua pendapat diatas memiliki persamaan yang tidak jauh.Memang benar bahwa IPA merupakan suatu ilmu teoritis tetapi teori tersebut didasarkan pada metode ilmiah yang meliputi :

1.   Penemuan Masalah
Adanya suatu masalah yang kita temukan secara empiris membuat kita mulai memikirkan secara radikal. Untuk menemukan bagaimana memecahkan
masalah tersebut dengan menetapkan ruang lingkup serta batasan yang  jelas dengan begitu akan dapat memudahkan kita mencari pemecahan atas permasalahan-permasalahan dalam merumuskan kerangka permasalahanya.

2.    Perumusan kerangka permasalahan
Dalam hal ini bertujuan untuk memberikan (mendeskripsikan) masalah menjadi hal yang lebih jelas dari sebelumnya. Adapun penekanan penting pada langkah kedua ini kita akan mengidentifikasikan faktor-faktor yang terlibat dalam masalah tersebut sehingga akan terwujud (Nampak) gejala-gelaja yang sedang kita tela’ah.

3.      Hipotesis
              Usaha ini memberikan penjelasan (jawaban) sementara yang mengenai hubungan sebab akibat mengikat faktor-faktor pembentuk kerangka masalah diatas. Dan pada hakikatnya hipotesis ini merupakan hasil sebuah penalaran induktif – deduktif dengan menggunakan pengetahuan lampau yang kita akui kebenarannya.

4.      Eksperimen (Pengujian Hipotesis)
              Pada bagian ini usaha untuk mengumpulkan fakta-fakta telah didapat. Jika Fakta-fakta dalam dunia empiris maka telah teruji kebenaran dari hipotesis tersebut, karena hal tersebut didasarkan pada fakta-fakta nyata. Dan bila tidak terbukti, maka ipotesis akan ditolak sehingga akan dikemukakan hipotesis lain sampai kita menemukan hipotesis tertentu yang didukung oleh fakta-fakta. Karena dalam proses pembuktian hipotesis itu tidaklah sangat mudah dan cepat.


5.      Teori
              Berbagai langkah  metode ilmiah telah dilakukan guna menemukan sebuah teori. Secara luas teori ini dapat diartikan sebagai suatu penjelasan teoritas mengenai suatu gejala tertentu. Pengetahuan ini dapat digunakan untuk penelaah permasahan tertentu selanjutnya yaitu dapat dipakai sebagai premis dalam usaha kita untuk menjelaskan berbagai gejala lain.

RUANG LINGKUP IAD
A.    Konsep-konsep dasar tetang IPA meliputi:

·         Fisika

·         Biologi

·         Kimia

B.     IPA dan Perkembangan Teknologi.
             Setelah teknologi menempuh pertentangan amat pesat masa lalu hingga menyilaukan mata manusia, kini benar-benar orang mulai mempersoalkan akibat-akibat yang dibawa teknologi pada peradaban.manusia secara keseluruhan. Pada hakikatnya, hal tersebut tidak lain daripada menempatkan teknologi dalam fungsi sosial yang wajar. Apabila hal ini bisa dilakukan, teknologi dapat memberikan harapan yang cerah, oleh karena itu teknologi harus dapat merintis jalan ke arah pengadaan pangan, sandang dan penyediaan pemukiman manusia tanpa merusak tatanan masyarakat.

1.      Usaha pengadaan pangan
IPA dan teknologi telah demikian maju sehingga merupakan bagian dari hidup kita, termasuk dalam usaha pengadaan pangan dalam kaitannya maka sumbangan IPA dan teknologi dapat dibagi menjadi dua yaitu :

1. Mengembangkan tanah-tanah produktif
2. Penyediaan pangan baru

2.      Sereal berprotein tinggi
Menurut John Axtell dan Rameshwar Singh dari Universitas Purdue pada tahun 1973 telah mengemumkan penemuan dua jenis sorgum berlisin tinggi. Setelah memeriksa 9.000 jenis sorgum dari seluruh dunia, para peneliti menemukan dua keturunan yang tak begitu dikenal dari ethopia (ethiopia adalah tanah leluhur sorgum) yang mengandung protein sepertiga lebih banyak dan lisin dua kali lebih banyak daripada jenis sorgum yang biasa ditanam orang.


3.      Membuat pangan baru
Berkat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang sudah ada produk yang dijual di pasaran bebas yaitu sejenis minuman yang dipelopori pembuatannya oleh vitasoy yang dibuat di Hongking sejak 30 tahun yang lalu.

4.      Protein sel tunggal
Dewasa ini kemungkinan yang paling banyak dibicarakan untuk menambah persediaan pangan penyangkut penggunaan organisme mikro sel tunggal, terutama jenis ragi tertentu untuk mengubah turunan minyak bumi atau sampah organik menjadi bentuk-bentuk protein yang dapat dimakan.

5.      Pembuatan produk daging tiruan
Cara lain untuk mengganti protein hewani dengan protein nabati adalah dengan produk peternakan imitasi, yang sesungguhnya berasal dari tumbuh-tumbuhan. Perkembangan teknik untuk memintal protein soya menjadi serabut yang prosesnya hampir sama dengan pemintalan benang tekstik sintetis.           

6.      Penyediaan papan (pemukiman) tanpa merusak lingkungan
Berkat kemajuan IPA dan teknologi eksplorasi daratan untuk pemukiman sudah sangat lazim. Dibidang pemukiman telah dikembangkan teknik-teknik pemukiman untuk menggunakan tempat seefisien mungkin. Untuk kepentingan tersebut dikembangkan sistem rumah susun sampai dengan rumah-rumah berkontruksi tahan gempa dan sebagainya.

C.    Dampak perkembangan IPA dan Teknologi.
            Dampak IPA dan teknologi terhadap kehidupan manusia seperti banyaknya penemuan seperti penemuan energi cahaya, pengobatan dengan alat canggih sehingga dapat mempermudah dan bermanfaat banyak bagi kehidupan manusia

D.    TUJUAN / KEGUNAAN IAD
Ada 3 tujuan dari IAD yaitu :
a.       Mempekenalkan konsep-konsep dasar dalam IPA.
b.      Memberikan wawasan pengetahuan, pengertian dan apresiasi terhadap obyek dan cara-cara pendekatan dalam IPA dan teknologi.
c.       Memberikan bekal untuk memanfaatkan bahan dan cara pemikiran, pendekatan dan hasil-hasil dalam IPA dan teknologi.
d.      Mengembangkan interaksi yang selaras antara disiplin-displin ilmu eksakta dan non eksakta.


KESIMPULAN

Dapat kita simpulkan bahwa IAD itu sangat berkaitan di dunia yang sekarang ini karena IAD ini berhubungan manusia,alam dan teknologi yang akan terus berkembang pesat di era globalisasi ini.
Umum bagi masyarakat untuk mengetahui tentang IAD ini mulai dari pengertian,ruangn lingkup dan dampaknya. Yang sebenarnya,ruang lingkup IAD ini adalah Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang bersangkutan lebih memusatkan pada ilmu esak seperti fisika,kimia,biologi dan matematika.

Sumber   :

Drs. Abu Ahmadi dan Ir. Supatmo, (1991) Ilmu Alamiah Dasar, Rineka Cipta: Jakarta